Kawakibul Fushoha

Kegiatan,Indo

Kawakibul Fushoha kembali menggelar acara Haflah Takrim Hafadzatul Quran wal Matan pada Ahad (12/11) di Qoah Burj, Hay Sadis. Turut hadir di sana pembimbing Kawakibul Fushoha, Syeikh Syarafuddin al-Azhari, dan al-alim al-lugowi, Syeikh Fathi Abdurrohman Hijazi, serta al-hafidz al-muqri, Syeikh Fauzi Haikal, juga ketua PPMI, Muhammad Iqbal, berikut para alumni Kawakibul Fushoha, perwakilan rumah-rumah binaan, tamu-tamu undangan, dan salah satu orang tua santri yang turut hadir di acara untuk menyaksikan momen haru dan bahagia sang anak yang tengah berwisuda, juga menghaturkan banyak terimakasih kepada gurunda Syeikh Syarafuddin al-Azhari atas didikan, bimbingan dan arahan yang telah diberikan kepada anaknya.

Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi untuk kawabiyin dan kawabiyat yang telah menyelesaikan hafalan al-Quran 30 juz dan matan-matan ilmiah, seperti Bulugul Maram, Umdatul Ahkam, Alfiah Ibnu Malik, al-Ghayah wa at-Taqrib, Jam’ul Jawami, Jazariah, Qatrun Nada, Waraqat, Arbain Nawawiah, Jurumiah, al-Bina, Sulamul Munawraq, Tuhfatul Athfal, Nukhbatul Fikr, Safinatun Najah, Baiquniah dll.

Begitupun bagi yang telah menyelesaikan kajian kitab seperti Kitab Qurratul Ain li Syarhi Waraqat karya Imam al-Hattab, Mabahits fi ulum al-Quran karya Syeikh Manna al-Qathan, Ilmu Usul Fiqh karya Syeikh Abdul Wahab khalaf, Nuzhatun Nazar fi Tawdih Nukhbatul Fikr karya al-hafiz Ibnu Hajar al-Asqalani, Syarah mandzumah Baiquniyyah, Al-Inba bi syarhi matnil bina karya Abu Ziyad Muhammad bin Said, Tuhfatuh Saniyyah bi Syarhi Muqaddimah Ajurumiyyah dsb.

“Acara ini mengingatkan saya pada hari-hari saya sedang belajar di Al-Azhar al-Syarif dulu,” ungkap Syeikh Fathi Hijazi 

Haflah sekarang diikuti oleh 105 peserta dengan rincian 69 peserta wisuda al-Quran serta matan dan 36 peserta wisuda matan. Pencapaian jumlah tersebut mengalami peningkatan yang tinggi daripada haflah sebelumnya. Hal ini guna mewujudkan azhari penghafal al-Quran yang ideal dan berintelektual. Penyerahan ijazah dan sanad Al-Quran dari Syeik Fathi Hijazi dan Syeikh Fauzi Haikal dibantu oleh Syeikh Syarafuddin al-Azhari menjadi saksi bersejarah tuntasnya perjalanan panjang mereka dalam menghatamkan hafalan kitab suci Al-Qur’an dan mutun ilmiah.

“Acara ini mengingatkan saya pada hari-hari saya sedang belajar di Al-Azhar al-Syarif dulu,” ungkap Syeikh Fathi Hijazi dalam sambutannya. Perkataan ini menjadi bukti bahwa Kawakibul Fusoha menghidupkan dan melestarikan kembali manhaj Al Azhar yang telah lama redup, dimana pada masanya tidak ada yang menuntut ilmu di Al Azhar kecuali sudah menjadi penghafal Al Qur’an dan menjadikan mutun ilmiah sebagai asas kurikulum belajar para tholibul ilmi dalam menaiki anak tangga keilmuan. Disinilah Kawakibul Fushoha hadir untuk menjaga dan mempertahankan adat dan warisan ulama mutaqaddimin dengan harap bisa menjalankan visinya yaitu membentuk Azhari yang berilmu Azhari sebelum membentuk Azhari bergelar Azhari.

Begitu jula salah satu alumni Kawakib Ustadz Haryadi, Lc, MA. mengatakan, bahwa adanya Kawakibul Fushoha bukan hanya menjadi kebanggaan untuk lembaganya tersendiri ataupun untuk wafidin saja, tetapi menjadi kebanggaan untuk kebanggaan Al Azhar jami wal jamiah.Tentu saja hal ini tidak terlepas dari peran dan perjuangan pembimbing Kawakibul Fushoha Syeikh Syarafuddin al-Azhari dalam mendidik para santrinya dengan penuh kesabaran, keikhlasan dan perhatian.

Acara itu pun ditutup dengan pesan, nasehat dan doa yang dibawakan oleh Syeikh Fauzi Haikal. Semoga Allah Swt. senantiasa menjaga masayikh kita semua, sehingga kita masih bisa berifadah dan beristifadah dari mereka dalam perjalanan menuntut ilmu. Dan semoga acara haflah ini bisa menjadi momentum pemantik semangat para penuntut ilmu dalam menghafal al-Quran dan matan.

Ditulis oleh: Anne Qiyamul Witriyah

Tags :
Share This :

Recent Posts

Punya Pertanyaan Tentang Kawakib?

Hubungi admin di sini: